winter path

April 28, 2010

Keledai Malang ?

Filed under: Uncategorized — caterpillar4 @ 4:27 am

Seekor keledai milik seorang petani jatuh ke dalam sumur. Sang petani pun berpikir keras apa yang harus dilakukannya terhadap keledai tersebut. Akhirnya, sang petani memutuskan untuk mengubur keledai itu hidup-hidup di dalam sumur. Bagaimanapun keledainya sudah tua dan sumur tersebut harus ditimbun karena dapat membahayakan hewan dan juga orang lain yang melintas. Jadi tidak ada gunanya menolong sang keledai. Ia pun memanggil tetangganya untuk membantu menimbun sumur tersebut. Mereka membawa sekop dan mulai menyekop tanah ke dalam sumur.

Sang keledai terkejut menyadari kenyataan yang harus dihadapinya. Dengan spontan ia terus meronta-ronta ketika tanah dijatuhkan ke atas punggungnya. Tapi kemudian ia terdiam. Setelah beberapa sekop tanah dituangkan ke dalam sumur dan tidak lagi terdengar suara keledai yang meronta-ronta, sang petani melihat ke dalam sumur. Namun ia tercengang dengan apa yang dilihatnya.

Walaupun punggungnya terus ditimpa oleh bersekop-sekop tanah dan kotoran, si keledai melakukan sesuatu yang menakjubkan. Ia mengguncang-guncangkan badannya agar tanah yang menimpa punggungnya jatuh ke bawah, lalu ia pun menaiki tanah itu. Si petani terus menuangkan tanah dan kotoran ke atas punggung hewan itu, namun si keledai juga terus mengguncangkan badannya dan kemudian melangkah naik. Si keledai akhirnya berhasil meloncat keluar dari sumur dan melarikan diri.

Apa yang bisa kita dapat dari pelajaran ini? Kehidupan terus saja menuangkan segala macam tanah dan kotoran kepada kita. Cara untuk keluar dari ‘sumur’ (kesedihan dan masalah) adalah dengan mengguncangkan segala tanah dan kotoran dari diri kita (pikiran dan hati kita) dan melangkah naik dari ‘sumur’ dengan menggunakan hal-hal tersebut sebagai pijakan.

Setiap masalah kita merupakan satu batu pijakan untuk melangkah. Kita dapat keluar dari ‘sumur’ yang terdalam dengan terus berjuang, jangan pernah menyerah. Guncangkan hal-hal negatif yang menimpa dan melangkahlah naik

Source : motivasi keebo.corp (Photo: picsearch.com)

Jerih Payah

Filed under: Uncategorized — caterpillar4 @ 4:16 am

Dalam tiap jerih payah ada keuntungan, tetapi kata-kata belaka  mendatangkan kekurangan saja – The Wise One

April 13, 2010

Spare examination

Filed under: Uncategorized — caterpillar4 @ 11:14 am

Two students taking chemistry class were doing well enough to think they had solid “A” grades. Confident of their chemistry knowledge, they decided to party with some friends the weekend before the final.

When they returned to late to take the exam, they explained to their professor that they missed the text because of flat tire. The professor allowed them to make up the final the next day. When they arrived, the professor handed each a test, then placed them in separate rooms. Opening the small booklets, the student found just one question : wich tire?

Source: Contact (Photo: fotosearch)

April 8, 2010

Dilarang tertawa

Filed under: Uncategorized — caterpillar4 @ 2:40 am

Jika di surga dilarang tertawa, saya tidak mau pergi ke sana – Martin Luther

April 4, 2010

Kisah seekor belalang

Filed under: Uncategorized — caterpillar4 @ 3:21 am

Seekor belalang telah lama terkurung dalam sebuah kotak. Suatu hari ia berhasil keluar dari kotak yang mengurungnya tersebut. Dengan gembira ia melompat-lompat menikmati kebebasannya. Di perjalanan ia bertemu dengan seekor belalang lain. Namun dia keheranan mengapa belalang itu bisa melompat lebih tinggi dan lebih jauh darinya.

Dengan penasaran ia menghampiri belalang itu dan bertanya, “Mengapa kamu bisa melompat lebih tinggi dan lebih jauh? Padahal kita tidak jauh berbeda.”

Belalang itu pun menjawab dengan pertanyaan, “Di manakah kamu selama ini tinggal? Karena semua belalang yang hidup di alam bebas pasti bisa melakukan seperti yang aku lakukan.” Saat itu si belalang baru tersadar bahwa selama ini kotak itulah yang membuat lompatannya tidak sejauh dan setinggi belalang lain yang hidup di alam bebas.

Terkadang kita sebagai manusia tanpa sadar pernah juga mengalami hal yang sama dengan belalang. Lingkungan yang buruk, hinaan, trauma masa lalu, kegagalan yang beruntun, perkataan teman atau pendapat tetangga, seolah membuat kita terkurung dalam kotak semu yang membatasi semua kelebihan kita. Lebih sering kita mempercayai mentah-mentah apapun yang mereka voniskan kepada kita tanpa pernah berpikir benarkah diri kita separah itu. Bahkan lebih buruk lagi, kita lebih memilih untuk mempercayai mereka daripada mempercayai diri sendiri.

Tidakkah Anda pernah mempertanyakan kepada nurani bahwa Anda bisa ‘melompat lebih tinggi dan lebih jauh kalau Anda mau menyingkirkan ‘kotak’ itu? Tidakkah Anda ingin membebaskan diri agar Anda bisa mencapai sesuatu yang selama ini Anda anggap di luar batas kemampuan Anda?

Beruntung sebagai manusia kita dibekali Tuhan kemampuan untuk berjuang, tidak hanya menyerah begitu saja pada apa yang kita alami. Karena itu teman, teruslah berusaha mencapai apapun yang ingin Anda capai. Memang sakit, memang lelah, tapi bila Anda sudah sampai di puncak, semua pengorbanan itu pasti akan terbayar.

Kehidupan Anda akan lebih baik kalau Anda hidup dengan cara hidup pilihan Anda. Bukan cara hidup seperti yang orang lain pilihkan untuk Anda.

Source: Motivasi Keeboo.Corp (Picture: fotosearch.com)

April 1, 2010

Merugikan diri

Filed under: Uncategorized — caterpillar4 @ 3:42 am

Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia membinasakan atau merugikan dirinya sendiri – The Wise One

Tema: Banana Smoothie. Blog pada WordPress.com.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.